Tapi buat gue, sabtu itu ibarat hari yang sangat sakral untuk dilewati, karena di hari ini, gue sering banget ketiban sial. Seperti kisah yang mau gue ceritaiin ini.
Bagi sebagian orang, hari sabtu adalah hari yang sangat indah. Buat orang yang pacaran, sabtu terasa indah karena mereka bisa bermesra-mesraan di bioskop. Untuk pelajar, sabtu bagaikan surga karena keesokan harinya adalah hari libur. Dan buat jomblo, sabtu terasa luar biasa untuk mereka karena itu waktu paling tepat untuk galau sambil membersihkan WC umum dan menaiki Elang seperti di sinetron laga.
kaki gue. Sepatu gue pun akhirnya menjadi penuh kutukan, baunya semerbak meledakan hidung, sampai sekarang gue masih bingung siapa yang BAB di WC waktu itu.
Dengan galau, gue memberanikan diri untuk masuk ke kelas, diiringi bau luar biasa dari si sepatu. Ibaratnya gue terjatuh dan tak bisa bangkit lagi bagaikan butiran debu. Akhirnya gue tiba di kelas, semua orang tidak ada yang sadar dengan tragedi ini sampai salah satu teman gue berkata "Ih, kok bau tai sih, ada yang EE di celana ya?" Gue cuman bisa nelen dahak sambil nyari-nyari alasan, "Baunya dari si Anes woi, iiihhih, anes beol di celana ya?" kata temen gue yang lain. Saat gue ingin mengatakan yang sebenarnya pada mereka, ada 1 temen gue yang membela "Woi, jangan ejek-ejek temen aku!" Gue senang karena masih ada yang ngebela gue, eh tapi akhirnya sesaat setelah membela gue, dia berkata "Anjir sumpah, bau juga heeu, wkwkwk". Gue cuman bisa makan upil sambil memperjuangkan harga diri.
Kondisi diperparah dengan adanya ekstra pramuka sepulang sekolah. Saat baris berbaris, teman-teman & kakak pembina menutup hidungnya karena bau dari sepatu keramat gue, disitu gue udah seperti kena kutukan Lord Voldemort.
Pokoknya WC di sekolah gue sama empat penampungan tinja gak ada bedanya, di setiap sudut ruangan, lo bisa nemuin tai.
Setelah itu, dengan kondisi yang bau, gue sebentar berkunjung ke rumah teman dengan teman-teman yang lain juga buat main ps dan nonton smackdown. Dan sialnya, saat gue maen di rumah temen gue terjadi hujan besar. rumah temen gue kebanjiran. Saat itu gue harus pulang karena belum bilang sama nyokap gue. Gue harus memilih merelakan sepatu gue yang kena tai tadi atau hak gue untuk tidur dikamar gue yang bakal dicabut sama nyokap kalau gak pulang saat itu juga. Seandainya gue punya kekuatan super, gue bakal brubah jadi power ranger pink, lalu manggil megazord buat nganterin gue pulang ke rumah. Atau gue nelepon indo**ar buat ngirimin elang supaya bisa gue pake sebagai alat transportasi. Opsi kedua tadinya mau gue pilih, tapi sialnya dirumah gue gak ada parkiran elang.
Dengan memberanikan diri gue menerjang arus. Gue Ibarat flying dutchman yang mengarungi lautan bersama spongebob dan patrick. Gue mengangap patrick sebagai diri gue karena gue gendut, flying dutchman sebagai sepatu gue, dan spongebob sebagai tai yang menempel di sepatu gue karena memiliki kesamaan warna.
Pada akhirnya gue berhasil menerjang arus. Dengan sepatu yang berlubang dan berbau gue menaikki angkot. Apapun yang dikatakan orang diangkot semuanya persetan buat gue. Harga diri gue dan nilai jual gue di mata wanita seketika sirna pada hari itu. Sepatu itupun langsung gue buang dan gue dibeliin sepatu baru sama nyokap.
Kalau boleh milih, gue lebih baik menjadi jomblo di hari sabtu daripada menginjak tinja di hari sabtu
No comments:
Post a Comment