Friday, 8 June 2012

Choky Kelinci Perkasa

Lebih dari 50% penduduk dunia memiliki hewan peliharaan. Gue juga salah satunya, tak seperti cowok lain yang biasa memelihara anjing, kucing, dll, hewan peliharaan gue ini lebih macho dan lebih sangar dari yang lain, hewan itu adalah Choky, kelinci kesayangan gue.

Mungkin beberapa orang akan menganggap gue KW (dibaca: kaum waria) karena memelihara hewan se-cute dan seunyu kelinci. Tapi jangan salah, kelinci gue ini beda dari yang lain, dia udah kaya anggota keluarga gue sendiri


*Choky, kelinci tercinta
Awal mula gue ketemu Choky itu gara-gara bokap. Waktu itu di rumah lagi gak ada makanan dan gue nitip makanan ke bokap, tau-tau begitu pulang bokap bukannya bawa makanan, tapi malah bawa kelinci hidup.Gue spontan langsung nanya "Pa, mau masak sate kelinci?" Bokap pun menjawab "Gak kok, tadi papa nemu di kebun, kasian papa liatnya yaudah dibawa ke rumah.". Gue pun terpaksa menahan lapar demi sang kelinci.

Awal mulanya gue mengira kalau si kelinci itu betina, karena itu gue kasih nama Sisi, bahkan gue hampir mau mengawinkan si kelinci dengan pejantan. Ternyata setelah di cek ulang, si kelinci tersebut jantan, hampir aja gue menciptakan spesies baru bernama 'Kelinci Homo'.

Kita sekeluarga akhirnya sepakat untuk mengganti nama si kelinci, awalnya dede gue mau ngasih nama Franklin, tapi gak jadi karena terkesan 4L4y dan lebih cocok untuk kura-kura. Akhirnya gue kasih nama dia Choky.

Sejak awal dateng ke rumah, gue udah punya feelling kalau kelinci ini istimewa. Contohnya aja waktu gue dengan sengaja ngeluarin dia dari kandangnya ke teras rumah, tidak seperti kelinci lain yang kabur waktu di lepas dari kandangnya, kelinci gue ini malah  pengen masuk ke garasi rumah mulu.

Begitu juga dalam hal makanan, tidak seperti kelinci lainnya yang sangat suka makan sayur, kelinci gue makannya kaya manusia, makhluk omnivora. Waktu itu kelinci gue ngamuk & mogok makan gara-gara tiap waktu makan selalu di kasih kangkung, akhirnya gue pun memberinya biskuit dan seketika si Choky pun langsung menyantapnya. Lebih aneh lagi, waktu itu dia sakit tanpa sebab yang jelas, akhirnya bokap memberinya nasi & sayur asam dan seketika itu pula si Choky kembali sehat secara tiba-tiba. Dan yang paling gue ngak ngerti adalah si Choky ngejar-ngejar gue dan bokap hanya karena pengin makan es krim, akhirnya kita kasih deh ke si Choky es krimnya.

Choky juga suka tiba-tiba ngamuk kalau seharian dikurung dikandang, dia suka menghentak-hentakan kaki kalau ngambek. Dia harus dikasih 'refreshing' dengan mengajaknya main ke teras rumah.

Sekarang hampir 6 bulan Choky jadi anggota keluarga gue, walaupun dia hewan tapi gue sudah menganggapnya sebagai saudara sendiri. Tuhan memang luar biasa, menciptakan segala sesuatu dengan keunikannya masing-masing. Untuk elo-lo yang masih suka minder sama kemampuan sendiri, santai aja bro, karena Tuhan memberikan lo kemampuan yang belum tentu orang lain bisa

Sekian & God Bless ^_^